518 Pengawasan di Masa Kampanye, Bawaslu Jakbar Usut Tiga Dugaan Pelanggaran

Sebanyak 19 surat dilayangkan untuk aksi pencegahan

banner 468x60

PECIMERAH.COM – Tahapan masa kampanye Pemilu 2024 telah memasuki hari ke-25 sejak pertama kali digelar mulai 28 November 2023 silam. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Barat menyatakan telah melakukan 518 kali pengawasan kegiatan kampanye baik yang dilakukan oleh partai politik, calon legislatif, calon dewan perwakilan daerah, hingga calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres).

Ketua Bawaslu Jakarta Barat Wanda Gunawan mengatakan, pengawasan dilakukan oleh personel mulai dari tingkat kota hingga kelurahan. Adapun kegiatan kampanye berupa rapat umum, pertemuan terbatas, hingga bentuk lain.

“Selama pengawasan tahapan kampanye berlangsung Bawaslu Jakarta Barat sudah menangani tiga dugaan pelanggaran pemilihan umum, yang ditindaklanjuti dengan melakukan penelusuran,” kata Wanda dalam koneferensi pers di kantornya, Jumat (22/12/2023).

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan upaya pencegahan pelanggaran. Wanda bilang, Bawaslu Jakarta Barat telah merilis 19 surat yang meliputi imbauan, rekomendasi, hasil pengawasan, serta instruksi untuk menghindari terjadinya pelanggaran di masa kampanye.

Sekadar informasi, dalam Pemilu 2024 ini, Bawaslu Jakarta Barat menggelar pengawasan tahapan kampanye yang terbagi ke dalam beberapa daerah pemilihan (Dapil). Pertama, Dapil 3 untuk pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI bersama Jakarta Utara dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

Sedangkan untuk pemilihan legislatif DPRD DKI Jakarta, Jakarta Barat terbagi dalam dua Dapil. Masing-masing yaitu, Dapil 9 terdiri dari tiga kecamatan meliputi, Kecamatan Kalideres, Cengkareng, dan Tambora.

Sedangkan Dapil 10 yang meliputi lima kecamatan antara lain. Yakni, Tamansari,  Grogol Petamburan, Palmerah, Kebon Jeruk ,dan Kembangan.