2023, Depok Targetkan Investasi Capai Rp 8,13 triliun

Investasi dan Bisnis

Ilustrasi pembangunan (Foto: Dok Kementerian PUPR)
banner 468x60

PECIMERAH.COM – Pemerintah Kota Depok menargetkan nilai investasi akan mencapai Rp 8,13 triliun pada tahun 2023. Jumlah tersebut naik 8,9% ketimbang realisasi investasi di tahun sebelumnya sebesar Rp 7,46 triliun.

Mangnguluang Mansur, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Depok mengatakan, geliat investasi di wilayahnya terus mengalami pertumbuhan. Sehingga, pihaknya optimistis penanaman modal akan mengalami kenaikan hingga Desember 2023 mendatang.

“Saat ini, investor sudah mulai menanamkan modalnya lagi di Kota Depok. Ekonomi mulai bangkit dan kami akan terus melakukan perkembangan terobosan. Kami optimistis dapat mencapai target,” kata dia sebagaiman dikutip dari laman resminya, Senin (17/4/2023).

Sekadar informasi, investasi di Kota Depok didominasi oleh industri perdagangan dan jasa. Selain itu, sektor pergudangan dan konstruksi juga punya andil yang besar di wilayah perbatasan Jakarta ini.

Menurut Mangnguluang, kendati bayang-banyang pascapandemi Covid-19 masih ada, pihaknya cukup optimistis target penananaman modal tersebut bisa terealisasi. “Target memang cukup besar, nanti akan ada penyesuaian saat berjalan. Seperti pandemi Covid-19 yang begitu mendadak pada tahun sebelumnya, itu belum masuk perhitungan,” imbuhnya.

Nah, salah satu upaya agar target tersebut bisa tercapai, Pemkot Depok akan melakukan sejumlah terobosan di antaranya sistem jemput bola. Misalnya meningkatkan koordinasi dengan para pengusaha yang tergabung dapam Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

“Kami akan jemput bola dengan melaksanakan monitoring laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) langsung door to door ke perusahaan, melaksanakan pendampingan per klaster, melaksanakan promosi investasi, baik secara langsung melalui Depok Investment Forum dan pameran,” ujar Kepala Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Zarkasih.

Ia menambahkan, Pemkot Depok juga akan lebih memanfaatkan media internet dan media sosial untuk kegiatan promosi. “Ditambah dengan promosi secara online melalui Sistem Informasi Promosi Investasi Online (SIPION) Kota Depok, YouTube channel dan media sosial lainnya,” imbuh Zarkasih.